Selamat Datang di Masjid Ulil Albab Universitas Islam Indonesia
Home » » Pemuda yang Bersungguh-sungguh Bertaubat

Pemuda yang Bersungguh-sungguh Bertaubat

Written By Rahman bliiZeer on Senin, Januari 23, 2012 | 1/23/2012

  Saudara ku sekalian kenal dengan yang namanya Umar bin Khattab.Umar bin Khattab ini orang yang gagah perkasa,tegas,berani betuuul...
 Pernah suatu hari dia menangis,bayangin Umar menangis merengek-rengek di depan Nabi,masuk kerumah Nabi minta permisi masuk sampai dirumah nangis  Umar ini.Ditanya Umar sama Nabi,”Wahai Umar,kenapa kau menangis?”.Umar terus menangis.”Umar,kenapa kau menangis Umar?”.Apa jawab Umar,”Ya Rasul,aku menangis karena itu ada anak muda didepan pintu ,dia sekarang sedang menangis wahai Rasul”.Kemudian kata Rasul,”mana anak mudanya Umar?,perintahkan dia masuk “.Maka anak muda itu pun masuk kerumah Rasul SAW,anak muda itu menangis didepan Rasul.Rasul bertanya,”kenapa kau menangis wahai anak muda,kau menyebabkan sahabatku tersayang ini  Umar bin Khattab menangis?”.Apa kata anak muda itu tadi,”Ya Rasul,saya melakukan dosa yang amat besar Ya Rasul,besar sekali dosa saya kepada Allah”.”
Wahai anak muda,ceritakan dosamu itu apa”. Kata Rasul.”Ya Rasul,tidak ada harapan saya menceritakan,dosa saya terlalu besar Ya Rasul”.Rasul tanya lagi,”Apakah dosamu lebih besar daripada seluruh tahta istana kerajaan dikumpulkan?”.”Betul Ya Rasul”.Kata anak muda.”Apakah dosamu  lebih besar daripada bumi,langit,semua jika dikumpulkan ditimbang?”,Tanya Rasul.”Bahkan kalau bumi,langit,semuanya ditimbang itu tidak akan mengalahkan besarnya dosaku kepada Allah”.kata anak muda.Rasul Tanya lagi,”Wahai anak muda,apakah dosamu lebih besar daripada singgasana Allah,Arsy Allah?”.Anak muda menjawab,”Bahkan Arsy Allah saja tidak bisa mengalahkan besarnya beratnya dosaku,dosaku amat besar”.Rasul heran,”Wahai anak muda,sebesar itukah dosamu?”.”Betul Ya Rasul”,kata anak muda.”Apakah lebih besar daripada Allah,apakah dosamu lebih berat dari Allah Yang Maha Pengampun?”. Si anak muda baru menundukkan kepala,”Ya Rasul,kalau dosaku ditimbang dengan Allah tentu Allah lebih berat tentu Allah lebih besar Ya Rasul”.”Kalau begitu masih ada kesempatan taubat,masih ada kesempatan di ampuni Allah .ceritakan apa kemaksiatanmu?”.kata Rasul.Anak muda cerita,”Ya Rasul,saya ini penjaga makam juru kunci kuburan.7 tahun saya menjadi juru kunci.Ya Rasul,selama itu ya Rasul saya taat kepada Allah .di tahun ke-7  ini ya Rasul,saya betul-betul khilaf iblis menggoda saya .waktu itu ada seorang gadis arab ,perempuan meninggal dunia masih gadis dikuburkan.Malam harinya aku gali ya Rasul,aku ambil kain kafannya, dan aku zinahi dia”.Kemudian keesokan harinya ketika saya menjaga kuburan,saya melihat ya Rasul jenazah si perempuan tadi dia keluar dari kuburnya kemudian dia teriak mengatakan,”wahai anak muda,kau tega berbuat seperti ini kepadaku.kau menyebebkan aku malu di hadapan Allah karena aku sekarang telanjang,engkau menyebabkan aku tidak suci lagi dihadapan Allah.kenapa kau tega melakukan itu wahai pemuda?”,kata si jenazah perempuan tadi.

Subhanallah anak muda ini dia syok dengan mayat yang bangkit dari kuburnya dia kembali kepada Rasul yang diceritakannya tadi.Jawab Rasul,”wahai anak muda,sungguh dosamu terlalu besar,dosamu terlalu besar,dosamu terlalu besar.pergi kau wahai anak muda”.Anak muda pun pergi.apa yang dia lakukan? Dia menangis,tiap malam dia menangis,”Ya Allah,apa hidup saya gunanya? Bahkan Rasul yang Kau cintai pun tidak memaafkan aku.lalu apa harapan surga buatku? Tiada harapan surga buatku”.Subhanallah,dia terus menangis setiap hari,akhirnya Allah pun mengutus malaikat Jibril,Jibril diutuskan Allah untuk menemui Rasulullah SAW,”Wahai Muhammad,ketahuilah sungguh kau tahu anak muda  itu saat ini dia sedang menangis setiap harinya.mengharap ampunan dari Allah.Allah bertanya padamu wahai Muhammad,”apakah engkau ini yang menciptakan dia,(jawab Rasul,”Bukan”) apakah kau Tuhannya anak muda itu (“Bukan”,jawab Rasul) apa hakmu tidak mengampuni dia,apa hakmu mengusir dia,apa hakmu menghukum dia”,jawab malaikat Jibril .malaikat Jibril ini berkata berdasarkan wahyu Allah SWT.”Bukan,aku tidak,”kata Rasul.Akhirnya,”wahai Muhammad,qul (QS.Az-Zumar ayat 53) “qulya ‘ibadiyalladzi asrofu ‘alaa anfusihim laa taqnathuu min rahmatillah,innallaha yaghfirudzdzunuuba jamii’aa,innahu huwalghofuururrohiim”.”Katakan Muhammad kepada hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap kemaksiatannya,jangan putus asa dari rahmat Allah ,Allah itu mengampuni semua dosa ,semua dosa Allah ampuni kecuali syirik,syirik pun Allah ampuni asal tidak di bawa mati,Allah itu Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.Subhanallah,tiap setelah kejadian itu Rasulullah memanggil anak muda itu,dikatakan bahwa Allah mengampuni dia dan Rasulullah meminta maaf ,setelah itu tiap malam Rasulullah menangis.kenapa? karena Rasul menyesali perbuatan kemaksiatannya tidak memaafkan orang.

Rasul terus menangis malah menyesali,kenapa? Dia selama ini terhadap anak muda tadi dia tidak menciptakan,Rasul bukan Tuhan nya tetapi Rasul tidak punya wewenang untuk mengampuni dan memaafkan tetapi Rasul mengambil wewenang itu.Subhanallah,mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita agar tidak berputus asa dari rahmat Allah SWT.

Dikutip from Kajian Ramadhan Di Masjid Ulil Albab (Ust. Awan Abdullah)
                                                                                                                        Musta'in Billah

Share this article :

5 komentar:

  1. dahsayat....ayo rame2 tobatan nasuha hehehe

    BalasHapus
  2. Bila kamu mencintai
    kamu akan melakukan apa saja
    Bila kamu mencintai
    Kamu melakukan semua kegilaan yang tak mampu kamu jelaskan
    Bila kamu mencintai
    Kamu menyangkal ketidak jelasan
    Bila kamu mencintai
    Kamu tidak akan berpikir dua kali
    Maka aku tantang penulis di hadapan yang aku cintai !
    kamu menulis tulisan DUSTA tuan ku!!!

    BalasHapus
  3. coba kau tirukan berulang ulang kalimatmu ini “Hai orang fasik, keluarlah kau dari rumahku! Tak ada ampunan bagimu! Neraka akan membakarmu!” apakah masuk akal akan diucapkan mahluk panutan ?????

    BalasHapus
  4. maaf ya mas iwan, bukan bermaksud memebela tapi cerita ini adalah salah satu cerita yang cukup mahsyur apalagi kalau pembahasannya terkait kemarahan nabi terhadap suatu hal, dan hampir semua yang pernah saya baca dan dengar redaksinya kurang lebih sama dengan yang tertera pada komen ke dua mas iwan..tak bisa dipungkiri tapi nabi muhammad juga manusia biasa bahkan Allah juga pernah menegurnya beberapa kali saat beliau bermuka masam dan saat beliau berjanji dan tidak mengucapkan insyaAllah, kalau gak salah ni adalah dasar turunnya ayat 135-136 pada Qs.ali imran . ..oh iya ni referensi lain yang punya postingan mirip. http://persepsisubjective.wordpress.com/category/ringan/

    BalasHapus
  5. Makasih kak kebetulan bgt materinya sama buat kultum pesantrenisasi😂

    BalasHapus




Ikut Kajian ! ! !

Download Brosure



Informasi Jadwal Kajian & Pelatihan

1. Kajian Aqidah
Bersama Ust. Abdussalam Busyro
Setiap Hari Selasa (*pekan ganjil) Ba'da Maghrib

2. Kajian Pendidikan dalam Islam
Bersama Ust. Fatan Fantastic
Setiap Hari Selasa (*pekan genap) Ba'da Maghrib

3.
Kajian Tafsir Al-Qur'an
Kitab Al-Muyassar
Bersama Ust. Suprianto Pasir, M.Ag
Setiap Hari Rabu Ba'da Maghrib

4. Kajian Tafsir Juz Amma
Bersama Ust. Okrisal Eka Putra, Lc
Setiap Hari Kamis Ba'da Maghrib

5. Kajian Akhlak
Bersama Ust. Abu Abdirrohman
Setiap Hari Jum'at Ba'da Maghrib

6. Pelatihan Tilawatil Qur'an
Bersama Ust. Ngaliman (Qori' Nasional)
Setiap Hari Sabtu Ba'da Maghrib

7. Pelatihan Adzan
Bersama Alumni TMUA UII
Setiap Hari Sabtu & Ahad Ba'da Shubuh


 
Support : Creating Website | Forum Berbagi | Ulil Albab UII
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. : Ulil Albab Cahaya UII : - All Rights Reserved
Template Design by Creating Website Published by Forum Berbagi